Selasa, 3 November 2026 16:54:36 WIB
SMK Ma'arif 9 Kebumen

Menu

Selamat datang di website resmi SMK Ma'arif 9 Kebumen   ✦   Siap Kerja, Santun, Mandiri!   ✦   Mewujudkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan berakhlak mulia   ✦  

Membangun Generasi Vokasi Unggul melalui Kemitraan Strategis Bersama Daihatsu

SMK Ma’arif 9 Kebumen terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui kemitraan dengan PT Astra Daihatsu Motor sebagai sekolah binaan. Kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri (DUDI), sekaligus mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Sebagai wujud nyata dari kemitraan tersebut, SMK Ma’arif 9 Kebumen menerapkan Porgram Pintar Bersama Daihatsu (PBD) yang merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata industri dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Sebagai salah satu pilar utama CSR Daihatsu, program ini berfokus pada pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dan standar industri otomotif.

 

1.     Tahapan SMK Ma’arif 9 Kebumen Menjadi SMK Binaan Daihatsu

Perjalanan SMK Ma’arif 9 Kebumen untuk menjadi bagian dari program Pintar Bersama Daihatsu dilaksanakan melalui tahapan yang terencana dan berkesinambungan. Proses tersebut merupakan bentuk kesungguhan sekolah dalam membangun kemitraan strategis dengan dunia industri.

Adapun tahapan yang telah dilalui adalah sebagai berikut:

a.      Pengajuan Surat Permohonan

Mengajukan surat permohonan menjadi SMK Binaan Daihatsu kepada Koordinator Wilayah Pintar Bersama Daihatsu Jawa Tengah sebagai langkah awal menjalin kemitraan dengan PT Astra Daihatsu Motor.

b.     Benchmarking ke SMK Ma’arif NU Kudus

c.     Melaksanakan kunjungan studi tiru (benchmarking) ke SMK Ma’arif NU Kudus untuk mempelajari implementasi program Pintar Bersama Daihatsu, pengelolaan pembelajaran, budaya industri, serta kesiapan sarana dan prasarana.

d.     Sosialisasi Program Pintar Bersama Daihatsu

e.    Menyelenggarakan sosialisasi kepada pimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan pihak terkait mengenai tujuan, mekanisme, standar, serta konsekuensi pelaksanaan program PBD.

f.       Implementasi Konsep PBD di Sekolah

g.  Melaksanakan penerapan konsep Pintar Bersama Daihatsu secara intensif selama satu bulan sebagai bentuk persiapan dan pembenahan sistem pembelajaran, budaya kerja, administrasi, serta fasilitas praktik.

h.    Rapat Persiapan Asesmen

i.      Mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi internal untuk memastikan seluruh aspek persyaratan dan instrumen penilaian telah dipersiapkan sebelum pelaksanaan asesmen oleh tim asesor PBD.

j.       Pelaksanaan Asesmen Tahun Pertama

k.  Mengikuti asesmen oleh tim asesor Pintar Bersama Daihatsu untuk mengukur kesiapan dan kesesuaian implementasi program dengan standar yang ditetapkan.

l.       Hasil Asesmen Tahun Pertama

m. SMK Ma’arif 9 Kebumen berhasil memperoleh predikat B. Hasil tersebut menjadi dasar evaluasi dan motivasi untuk melakukan perbaikan serta peningkatan kualitas implementasi program.

n.     Asesmen Tahun Kedua

o.  Melalui komitmen, kerja sama, dan pembenahan secara berkelanjutan, SMK Ma’arif 9 Kebumen berhasil meningkatkan capaian asesmen pada tahun kedua menjadi B Plus. Pencapaian ini menjadi bukti perkembangan sekolah dalam mengimplementasikan standar pembinaan industri Daihatsu.

 

2.    Sinkronisasi Kurikulum Nasional dengan Kurikulum Industri

Sebagai SMK Binaan Daihatsu, SMK Ma’arif 9 Kebumen mengembangkan pembelajaran melalui sinkronisasi kurikulum nasional dengan kurikulum industri, khususnya kurikulum Daihatsu. Sinkronisasi ini bertujuan agar materi pembelajaran, kompetensi dasar, praktik kejuruan, serta metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah selaras dengan kebutuhan, teknologi, prosedur, dan standar operasional dunia industri otomotif. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang relevan dengan kondisi nyata di lingkungan kerja industri.

 

3.    Penguatan Kompetensi melalui Kolaborasi dengan Daihatsu

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi peserta didik, SMK Ma’arif 9 Kebumen melaksanakan berbagai kegiatan kolaboratif bersama PT Astra Daihatsu Motor, antara lain:

  1. Daihatsu Go to School: menghadirkan guru tamu atau praktisi dari Daihatsu untuk memberikan wawasan, pengetahuan, teknologi, serta pengalaman nyata mengenai perkembangan industri otomotif.

  2. Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) Berstandar Daihatsu: melaksanakan pengujian kompetensi peserta didik dengan mengacu pada standar dan prosedur kerja industri Daihatsu sebagai tolok ukur pencapaian keterampilan siswa.

  3. Penguatan Hard Skill: meningkatkan keterampilan teknis peserta didik melalui pembelajaran praktik yang mengacu pada standar industri otomotif.

  4. Penguatan Soft Skill: membangun karakter kerja, komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, dan etos kerja profesional.

  5. Pengembangan Fasilitas Bengkel Praktik: mendorong pemenuhan dan peningkatan sarana prasarana pembelajaran praktik agar semakin sesuai dengan kebutuhan dan budaya industri.

 

4.    Penanaman Budaya Kerja Industri

Salah satu nilai penting dalam program Pintar Bersama Daihatsu adalah membangun budaya industri di lingkungan sekolah. Peserta didik dibiasakan menerapkan sikap dan perilaku kerja profesional, antara lain:

a.                 a.   Disiplin dalam waktu, aturan, dan pelaksanaan pekerjaan.

           b. Teliti dan cermat dalam setiap proses pekerjaan.

           c.  Bertanggung jawab terhadap tugas dan hasil pekerjaan.

           d. Menjaga kebersihan, kerapian, dan keselamatan kerja.

           e. Mampu bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif.

           f.  Memiliki semangat belajar dan melakukan perbaikan berkelanjutan.

 

Budaya kerja tersebut diintegrasikan dalam aktivitas pembelajaran, praktik bengkel, dan kehidupan sehari-hari di sekolah. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi lingkungan pembentukan karakter dan budaya kerja profesional.

 

5.     Peluang Kerja dan Keberlanjutan Kemitraan

Melalui program Pintar Bersama Daihatsu, peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia industri otomotif, memahami standar kompetensi yang dibutuhkan perusahaan, serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Salah satu peluang yang terbuka adalah kesempatan bagi lulusan SMK Binaan Daihatsu untuk mengikuti proses rekrutmen tenaga kerja di lingkungan PT Astra Daihatsu Motor. Tentunya, kesempatan tersebut tetap mengikuti kebutuhan tenaga kerja, persyaratan, dan mekanisme seleksi yang berlaku di perusahaan.

 

6.     Komitmen SMK Ma’arif 9 Kebumen

Dengan dukungan kemitraan bersama PT Astra Daihatsu Motor, SMK Ma’arif 9 Kebumen terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, fasilitas praktik, penguatan budaya industri, serta karakter peserta didik.

 

Komitmen tersebut sejalan dengan visi SMK Ma’arif 9 Kebumen, yaitu: “Terwujudnya lulusan entrepreneur, kompeten dan cendekia yang berwawasan Islam Nusantara.”

 

Melalui sinergi antara sekolah, dunia industri, dan masyarakat, SMK Ma’arif 9 Kebumen bertekad mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki akhlak mulia, etos kerja profesional, jiwa kewirausahaan, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

 

Pintar Bersama Daihatsu, Bersinergi dengan Industri, Membangun Kompetensi, Mewujudkan Lulusan Unggul dan Siap Kerja.